Ketika menyemprotkan makanan, bayi sedang berusaha menggerakkan otot-otot mulut, bibir, dan lidahnya. Karena keterampilan ini baru dikuasai, otomatis bayi akan terus mengulang-ulang. Salah satunya dilakukan ketika sedang makan yang mengakibatkan makanan tersemprot keluar, sedangkan orangtua kurang memahami ini. Jadilah orangtua panik ketika mendapati anaknya menyemprot-nyemprotkan makanan.

Kemudian, di usia batita, anak sedang mengeksplorasi tekstur dan rasa makanan. Ketika sedang menyukai satu jenis makanan, biarkan ia menikmati dan mengeksplorasi rasa itu, jangan terburu-buru diganti dengan menu lainnya. Bila dirasa sudah, perkenalkan kembali dengan makanan lain yang dibuat tak kalah menariknya dengan makanan sebelumnya, sehingga anak tergoda untuk mencicipi. Sebaiknya sejak awal, anak sudah diperkenalkan dengan beraneka makanan, sehingga anak terbiasa dan mengenal beragam makanan.

Orangtua pun hendaknya membentuk kebiasaan makan di meja makan. Beri kesempatan pada anak untuk makan sendiri. Sebaiknya kegiatan makan dilakukan bersama semua anggota keluarga di ruang makan. Perilaku ini akan membuat anak-anak tertib makan. Hasilnya akan berbeda, ketika anak disuapi sambil berjalan-jalan keliling taman, misalnya, anak akan terpecah konsentrasinya. Anak batita sedang mengembangkan banyak keterampilan dalam dirinya, salah satunya adalah kemampuan berlari. Akibatnya, si anak lebih mengutamakan menikmati sensasi keterampilannya berlari dibandingkan keterampilannya mengunyah makanan. Sehingga, tanpa terasa, makanan yang ada di mulutnya didiamkan atau diemut.

Untuk anak yang sedang sakit, hendaknya Mama memaklumi karena ketika sakit, umumnya tubuh merasakan ketidaknyamanan, sehingga tidak nafsu makan. Untuk anak di atas 1 tahun yang sehat tapi sulit makan, cobalah sodorkan variasi makanan yang berbeda dari biasanya. Harapannya, anak akan tergoda untuk mencicipi karena makanannya berbeda dari biasanya. Misalnya, sekarang dibuat bento sambil dihias dengan berbagai bentuk sayuran. Atau, kreasikan makanannya hingga memiliki penampilan yang menarik.”

Selain bahasa daerah tentunya bahasa asing seperti bahasa inggris sangat penting untuk anak di jaman sekarang ini. selain itu juga bahasa Jerman juga merupakan bahasa yang juga paling banyak diminati. Agar anak mahir dalam berbahasa Jerman berikan ia pelatihan di tempat les bahasa Jerman terbaik di Jakarta.