Hadirnya si buah hati dalam keluarga tentulah sangat membahagiakan. Itu anugerah tak terhingga dari Sang Pencipta. Meski tak jarang, Mama dibuat stres oleh ulah si buah hati. Menjadi orangtua memang tidak mudah. Ketika menghadapi berbagai perilaku anak, bisa jadi respons yang dilakukan orangtua tidaklah tepat. Demikian pula dengan berbagai perilaku yang kerap membuat orangtua jengkel dan “susah”. Padahal, tidak semua perilaku atau ulah anak pertanda si anak “nakal”.

Bisa jadi itu memang bagian dari tahapan perkembangan anak yang memang wajar dan dilalui oleh semua anak pada umumnya. Terkadang karena keterbatasan pengetahuan, waktu, dana, sarana dan berbagai alasan lainnya, menjadikan pengasuhan atau respons-respons yang diberikan orangtua kepada sang buah hati menjadi tidak tepat. Sementara, kondisi tersebut tentunya akan berdampak pada tumbuh kembangnya kelak. Jadi Mam n Pap, jangan terlalu khawatir.

Dicermati saja, bila itu memang bagian dari tumbuh kembang si anak, berikan kesempatan kepada sang buah hati untuk mengeksplorasi keterampilan yang sedang dikembangkannya. Sebaliknya, bila ulahnya memang melanggar kaidah atau norma-norma sosial, tugas orangtua adalah mengarahkan agar sesuai.

Nah, apa saja perilaku pada anak yang kerap membuat para Mama stres? Dari 44 orangtua peserta polling yang dilakukan via FB, inilah 7 perilaku pada anak yang kerap menimbulkan stres, yaitu perilaku makan (22,3%); masalah kakak-adik (15,6%); seputar eksplorasi (15,6%); masalah tidur (13,3%); rewel dan mengamuk (13,3%); masalah mandi dan toilet training (13,3%); serta sosialisasi dan sekolah (6,6%).

Mengacu pada hasil polling, perilaku makan menjadi sorotan utama orangtua dan membuat stres karena makan adalah kebutuhan pokok. Umumnya orangtua merasa khawatir, ketika anak memiliki permasalahan dengan perilaku makannya, maka tumbuh kembangnya akan terhambat lantaran kebutuhan gizinya tidak terpenuhi.

Merawat si buah hati dari kecil sampai besar memang tugas dan tanggung jawab orangtua. Dan semua itu tidaklah mudah. Namun tetap harus dilakukan dengan benar dan sabar sebagai orangtua yang penuh perhatian. Ketika anak akan mengkuti tes ujian TOEFL memberinya bekal melalui lembaga kursus TOEFL terpercaya di Jakarta adalah pilihan yang tepat.