Seperti yang diketahui bahwa Propolis merupakan bahan herbal alami yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Bahkan terdapat sebuah penelitian terkait penyakit HIV yang dapat disembuhkan dengan Propolis. Uji klinis terhadap propolis tersebut dilakukan di Universitas Airlangga, Surabaya tepatnya yaitu pusat Studi Perlebahan Lembaga Penyakit Tropis.

Adapun hal yang mendasari dilakukannya penelitian ini adalah percobaan di Amerika Serikat terkait penyembuhan HIV menggunakan racun lebah. Lebih lanjut informasi terkait penelitian tersebut dapat dilihat pada ulasan di bawah ini.

Baca Juga: manfaat british propolis untuk kesehatan

Proses Penelitian Penyembuhan HIV Menggunakan Propolis Di Unair

Penelitian yang dilakukan di Universitas Airlangga ini mengkombinasikan antara penggunaan propolis dengan bee Venom atau racun lebah. Selama penelitian ditemukan fakta bahwa racun lebah mampu menembus dinding sel virus dari HIV. Lebih lanjut bee venom yang mampu menembus virus tersebut membuatnya semakin mengecil secara perlahan hingga kemudian menghilang.

Percobaan ini dilakukan pada seorang laki-laki dewasa penderita penyakit HIV atau AIDS. Perlu diketahui bahwa awalnya pasien tersebut datang dalam keadaan koma selama tiga sampai empat minggu. Kemudian diberikan perlakuan kepada pasien tersebut yaitu dengan pemberian Propolis.

Setelah dilakukan pemberian selama 3 minggu perlakuan tersebut memberikan hasil yang mengejutkan. Pasien tersebut dapat membuka mata dan tersadar dari komanya. Adapun pemberian dari Propolis dilakukan dengan cara memasukkannya melalui cairan infus.

Dosis dari Propolis tersebut adalah 500 mg yang ditambahkan sebanyak 3 kali dalam sehari. Tidak hanya itu pasien juga diberi perlakuan lain yaitu terapi menggunakan sengatan lebah sebanyak 1 kali dalam 1 minggu. Proses terapi sengatan tersebut dilakukan dengan 2 sangat lebah dalam sekali. Lebih lanjut terapi sengatan lebah diaplikasikan pada bagian kiri dan kanan leher belakang.

Salah seorang dari peneliti ini mengungkapkan bahwa di bee Venom sendiri memiliki bahan aktif yang disebut dengan melitin. Bahan aktif tersebutlah yang berperan dalam proses penghancuran sel. Sementara itu peran dari Propolis adalah mengandung 7 bahan aktif salah satunya yaitu flavonoidm Dalam penelitian ini propolis lebah yang digunakan adalah berasal dari Eropa. Hal tersebut dikarenakan propolis yang digunakan harus berasal dari jenis lebah Eropa yaitu Apis mellifera.

Setelah mengetahui fakta mengejutkan diatas perlu juga diketahui bahwa saat ini terdapat produk propolis berasal dari Inggris yang sudah beredar di tengah masyarakat. Produk tersebut dikenal dengan british propolis ippho santosa yang kaya akan manfaatnya untuk kesehatan serta penyembuhan berbagai macam penyakit.

Oleh karena itu melalui produk ini anda dapat dengan mudah dalam menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit. Jadi jangan sia-siakan kesempatan ini, segera dapatkan British propolis untuk kesehatan tubuh anda sekarang juga.